2. Efriana M. Dengan Metode Fotodegradasi Menggunakan Seng Oksida ( Zno ). (Doctoral Dissertation, Uin Ar-Raniry). 2022.
3. Andhikawati A, Permana R. Diseminasi Pemetaan Sumber Potensi Limbah Pengolahan Perikanan Di Kecamatan Pangandaran. Open Access Farmers J Community Serv. 2024;05(1):84–8.
4. (Who) U Nations Childrens Fund (Unicef) And Who. Progress On Household Drinking Water , Sanitation And Hygiene. 2023. 1–133 P.
5. Farhan A, Lauren Cc, Fuzain Na. Analisis Faktor Pencemaran Air Dan Dampak Pola Konsumsi Masyarakat Di Indonesia. J Huk Dan Ham Wara Sains. 2023;2(12):1095–103.
6. Nurhikmah F, Selintung M, Rauf S. Analisis Tingkat Penyebaran Pencemaran Sungai Tallo Dengan Sistem Informasi Geografis (Sig). J Penelit Pengelolaan Drh Aliran Sungai (Journal Watershed Manag Res. 2022;6(2):179–98.
7. Fauzianto Fs, Rosariawari F. Teknologi Kombinasi Koagulasi Mekanik Dan Flokulasi Hydrocyclone Dalam Menyisihkan Tss Dan Kekeruhan Pada Limbah Cair Pengolahan Ikan. J Serambi Eng. 2025;10(4):14827–33.
8. Sarif A. Penyisihan Pencemar Limbah Cair Industri Pembekuan Ikan Menggunakan Metode Elektrokoagulasi [Internet]. 2022. Available From: Https://Repository.Ar-Raniry.Ac.Id/Id/Eprint/27455/%0ahttps://Repository.Ar-Raniry.Ac.Id/Id/Eprint/27455/1/Rahmad Maulana%2c 180702012%2c Fst%2c Tl%2c 081360152703.Pdf
9. Sari Np. Verifikasi Metode Uji Amoniak (Nh3 ) Dalam Air Sungai Secara Spektrofotometri Uv-Vis Di Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Yogyakarta. Laporan Tugas Akhir. 2020.
10. Primayanti D, Lukman S, Tahi I. Strategi Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Ambon Dalam Pengelolaan Air Limbah Domestik. J Paradig. 2022;11(1):46–58.
11. Slamet Widodo, S.S., M.Kes. ;Dr.Festy Ladyani, M.Kes; La Ode Asrianto, Skm., M.Kes; Ns.Rusdi., S.Kep., M.Kep ; Khairunnisa, Skm., M.M., M.Kes; Dr. Sri Maria Puji Lestari, M.Pd.Ked. ; Ade Devrianya, Skm Mkdrw; Ah, M.Pd ; Dr. Dalfian, M.Kes., Sp Kklp; Sri Nurcahyati, Skm., M.Epid,; Dr.Tessa Sjahriani, Dr., M.Kes.; Ns. Armi, S.Kep., M.Kep ; Nurul Widya, S.Si., M.Si;Ns. Rogayah, Skep Mk. Buku Ajar Metode Penelitian. 2023. 1–181 P.
12. Khofifah, Utami M. Analisis Kadar Total Dissolved Solid ( Tds ) Dan Total Suspended Solid ( Tss ) Pada Limbah Cair Dari Industri Gula Tebu. Ijcr-Indonesian J Chem Res Issn. 2022;7(1):43–9.
13. Devy Bl, Haryanto Ar. Pengaruh Beda Potensial Dan Waktu Kontak Terhadap Penurunan Kadar Cod Dan Tss Pada Limbah Batik Menggunakan Metode Elektrokagulasi. J Tek Kim Usu. 2021;10(2):63–9.
14. Munawarah S 202. Penyisihan Cod, Bod, Amonia Dan Tss Menggunakan Metode Elektrokoagulasi Dengan Kombinasi Elektroda Aliminium (Ai) Dan Besi(Fe) Pada Air Limbah Hasil Pengolahan Ikan. 2024.
15. Hafifah N, Efendi J. Analisis Kualitas Air Limbah Domestik Berdasarkan Parameter Ph , Amonia , Dan Chemical Oxygen Demand ( Cod ) Untuk Evaluasi Lingkungan. J Pendidikan, Kim Fis Dan Biol. 2025;1(1):48–58.
16. Afiifah Ah. Pengujian Chemical Oxygen Demand (Cod) Pada Air Limbah Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa (Pppej) Dengan Refluks Tertutup Secara Titrimetri. Pengujian Chemical Oxygen Demand (Cod) Pada Air Limbah Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Jawa (Pppej) Dengan Refluks Tertutup Secara Titrimetri Diajukan. 2020.
17. Situmorang Mu. Analisa Efektivitas Pengolahan Limbah Cair Rumah Sakit Bunda Thamrin Dengan Parameter Cod, Bod, Ph, Tss Dan Mpn Coliform. 2019.
18. Selsi I. Penurunan Kadar Amoniak Pada Limbah Cair Menggunakan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes). 2020.
19. Marlena B, Yuliasni R, Budiarto A, Arum S, Moenir M, Syahroni C. Removal Of Ammonia On Catfish Processing Wastewater Using Horizontal Sub-Surface Flow Constructed Wetland (Hssfcw). Urnal Ris Teknol Pencegah Pencemaran Ind. 2018;9(1):15–21.
20. Alivia Sn, Winarno Hs, Ayuningtyas E, Jumiati. Penurunan Parameter Amonia Dan Kekeruhan Air Limbah Kolam Ikan Dengan Tanaman Hias Iris (Iris Pseuadacorus) Dan Melati Air (Echinodorus Palaefolius) Shafa. J Rekayasa Lingkung. 2024;24(1):64–70.
21. Bugis K. Studi Literatur Penerapan Metode Penjernihan Limbah Cair Tahu Untuk Menurunkan Kadar Bod , Cod Dan Tss Di Pabrik Tahu. 2021;60:60.
22. Lestari Ds, Yeni R. Evaluasi Kinerja Ipal Domestik Metode Mbbr Untuk Mengurangi Tingkat Pencemaran Air Di Waduk “ X ” , Jakarta. J Sumber Daya Air. 2020;16(2):91–102.
23. Ningrum Dp, Pramitasari N, Dhokhikah Y. Efektivitas Penyisihan Kadar Bod Limbah Cair Pengolahan Ikan Menggunakan Tanaman Melati Air ( Echinodorus Palaefolius ) Dengan Sistem Ssfcws. Media Ilm Tek Lingkung (Mitl. 2022;7(1):1–8.
24. Faradila Pa, Oktavia B. Analisis Bod Pada Limbah Industri: Perbandingan Kualitas Air Di Inlet Dan Outlet Ipal Bod. J Pendidik Dan Sains. 2025;5(5):2197–209.
25. Arisandi Tad, Arisandi A. Analisis Bod ( Biological Oxygen Demand ) Di Perairan Desa Prancak Kecamatan Sepulu , Bangkalan. Juvenil. 2020;1(4):558–66.
26. Andika B, Wahyuningsih P, Fajri R. Penentuan Nilai Bod Dan Cod Sebagai Parameter Pencemaran Air Dan Baku Mutu Air Limbah Di Pusat Penelitian Kelapa Sawit ( Ppks ) Medan. Quim J Kim Sains Dan Terap. 2020;2(1):14–22.
27. Ningrum So. Analisis Kualitas Badan Air Dan Kualitas Air Sumur Di Sekitar Pabrik Gula Rejo Agung Baru Kota Madiun Analysis. 2jurnal Kesehat Lingkung. 2018;10(1):1–12.
- Abstract viewed - 4 times
- PDF downloaded - 4 times
Downloads
Affiliations
Djamalia Payapo
Poltekkes Kemenkes Maluku
Rajid Fariz Rasako
Affiliation not stated
Rusdin Wally
Poltekkes Kemenkes Maluku
Arfan Ohorella
Poltekkes Kemenkes Maluku
How to Cite
Gambaran Limbah Cair Pada Tahap Pengolahan Hasil Perikanan Di PT Perikanan Indonesia Cabang Ambon
Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Higiene Sanitasi
Submitted: Jul 21, 2026
Published: Jun 30, 2026
Abstract
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan pemeriksaan laboratorium terhadap parameter pH, TSS, BOD, COD, dan amoniak. Sampel limbah cair diambil dari proses pencucian ikan yang merupakan sumber utama limbah pada kegiatan produksi tuna loin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bak pencucian satu dan dua, seluruh parameter memenuhi baku mutu dengan nilai TSS 2–2,4 mg/L, pH 7,06–7,07, BOD 3 mg/L, COD 70–80 mg/L, dan amoniak 0,1507–1,6175 mg/L. Sementara itu, pada outlet, parameter TSS, pH, COD, dan amoniak masih memenuhi baku mutu, tetapi nilai BOD sebesar 34 mg/L melebihi batas yang ditetapkan yaitu 30 mg/L. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pengolahan limbah yang digunakan belum optimal dalam menurunkan beban pencemar organik.