Jurnal Higiene Sanitasi https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS <p><img src="/public/site/images/damayanti_sohilauw/Cover_JHS.jpg" width="127" height="179"></p> <p><strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jurnal Higiene Sanitasi (JHS)</span></span></span></span></strong><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> adalah jurnal akses terbuka (e-journal) yang menerbitkan karya ilmiah bagi para promotor dan pendidik higiene dan sanitasi. Fokus dan liputan jurnal ini meliputi: Sanitasi udara, Sanitasi udara, Sanitasi tanah, limbah padat, dan limbah cair, Kesehatan makanan dan minuman, Pengendalian vektor dan hama, Pemberdayaan masyarakat, dan Pendidikan Profesi Kesehatan.</span></span></span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Artikel jurnal ini terbit pada bulan Juni dan September, dan dikembangkan oleh Program Studi Diploma III Sanitasi, Politeknik Kesehatan Maluku. &nbsp;</span></span></span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Tim Redaksi JHS menyambut dan mengundang para peneliti dari seluruh dunia untuk mengirimkan makalah (artikel penelitian asli) untuk dipublikasikan di jurnal ini. Semua makalah akan diterbitkan segera setelah diterima.</span></span></span></span></p> en-US jhs@poltekkes-maluku.ac.id (Damayanti Sima Sima Sohilauw, S.KM.,M.KL) jhs@poltekkes-maluku.ac.id (Damayanti Sima Sima Sohialauw, S.KM.,M.KL) Tue, 21 Jul 2026 18:45:31 +0700 OJS 3.1.0.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Evaluasi Kualitas Udara Ambien Berdasarkan Konsentrasi Sulfur Diksida (SO2), Amonia ( NH3), Suhu, Dan Kelembaban Di Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Sirimau Kota https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/873 Latar Belakang: Udara merupakan salah satu komponen penting dari alam yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup. perkembangan transportasi dan pembangunan industri pada era modern berpotensi memengaruhi kualitas udara. Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan pada Jumat, 21 November 2025 di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dilakukan pengamatan kondisi lalu lintas pada dua situasi berbeda yaitu saat jam macet (pukul 07.00–09.00 WIT) serta jam tidak macet (pukul 10.00–12.00 WIT). dengan jumlah kendaraan arus bolak-balik dari arah barat ke timur dengan rincian sepeda motor berjumlah 1.964, angkutan kota 1.063, minibus 147, pick up 42, truk berbahan bakar solar 29, dan truk berbahan bakar bensin 58, Sedangkan jumlah kendaraan dari arah timur ke barat dengan rincian sepeda motor berjumlah 1.349, angkutan kota 1.042, minibus 178, pik up 35, truk berbahan bakar solar 69, dan truk berbahan bakar bensin 57. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pada jam macet, arus lalu lintas di jalan utama tersebut mengalami kepadatan yang cukup tinggi sekitar 6.033 dengan panjang jalan sekitar 4,03 kilometer dan lebar jalan mencapai 14 meter yang membentang dari jembatan wairuhu negeri hative kecil hingga jembatan Batu Merah. Tujuan: Untuk mengetahui kandungan sulfur dioksida (SO₂), amonia (NH3), suhu dan kelembaban Metode penelitian: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian tentang pemeriksaan kualitas kimia udara pada Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Penelitian dilakukan pada bulan September 2025 – April 2026. di Jalan jenderal sudirman kecamatan sirimau kota ambon, dan sampel kadar kimia udara SO2, NH3, Suhu, Kelembabanakan yang dilaksanakan di Balai Laboratorium Kesehatan Ambon.Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui data primer dan sekunder. Hasil: Hasil pemerikasaan kadar kimia udara SO2 pada dataran rendah dan dataran tinggi dengan empat titik hasil yang di temukan titik 1 43,809, titik 2 43,866, titik 3 43,039, titk 4 44,535 hasil pengukuran selama 1 jam semuanya memenuhi syarat, Sedangkan hasil NH3 pada dataran rendah dan dataran tinggi pada empat titik hasilnya pada titik 1 0,003, titik 2 0,025, titik 3 0.020, titik 4 0,023 hasil pengukura selama 1 jam memenuhi syarat, untuk pengukuran suhu pada dataran rendah dan dataran tinggi pada empat titik dengan titik 1 36, titk 2 37, titik 3 38,1, titk 4 35,6 dan hasil yang ditemukan tidak memenuhi syarat, sedangka pada pengkuran kelembaban pada dataran rendah dan dataran tinggi hasil pada titik 1 68,7, titik 2 69,9 titik 3 68,7, titik 4 59,6 hasil yang di temuka pada empat titik menunjuka masih memenuhi syarat dan masih dalam ambang batas. indi - latbual, Damayanti Sima Sima Sohilauw, Rajid Faris Rasako, Kornelis Urbanus Rumselly ##submission.copyrightStatement## https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/873 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Kontaminasi Escherichia coli Pada Air Sumur Gali Ditinjau Dari Kondisi Konstruksi Di Desa Batu Merah Kota Ambon https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/870 Latar Belakang: Air merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan sehari-hari. Salah satu sumber air bersih yang banyak digunakan masyarakat adalah sumur gali. Sumur gali memiliki risiko tinggi mengalami pencemaran yang dapat berasal dari rembesan limbah rumah tangga, septictank, saluran pembuangan air limbah, maupun lingkungan sekitar yang tidak higienis. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kontaminasi bakteriologis. Permasalahan yang ditemukan, seperti lokasi sumur yang berdekatan dengan septictank, saluran pembuangan limbah, serta tempat pembuangan sampah dan tinja. Selain itu, kondisi konstruksi sumur juga tidak memenuhi, seperti lantai dan bibir sumur yang retak, dinding berlumut, serta tidak adanya penutup sumur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui Eschericia coli pada sumur gali ditinjau dari kondisi konstruksi sumur gali di Desa Batu Merah Kota Ambon. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, Populasi pada penelitian ini adalah seluruh sumur gali yang ada di RT 004 RW 019 Desa Batu Merah Kota Ambon. Sampel pada penelitian ini adalah 10 buah sumur gali Hasil: Hasil pemeriksaan bakteri Eschericia coli dari 10 sumur gali gali sebanyak 8 sumur yang tidak memenuhi syarat yaitu >0 CFU/100 ml dan 2 sumur memenuhi syarat sesuai dengan Permenkes RI No. 2 Tahun 2023 tentang kesehatan lingkungan, hasil konstruksi sumur gali tidak memenuhi syarat. Hairudin Rasako, Jayani A Dedengo, Rahwan Ahmad, Muhammad Fadly Kaliky ##submission.copyrightStatement## https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/870 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Gambaran Limbah Cair Pada Tahap Pengolahan Hasil Perikanan Di PT Perikanan Indonesia Cabang Ambon https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/874 Limbah cair merupakan suatu sisa atau buangan dari suatu aktivitas atau kegiatan manusia maupun perindustrian berbentuk cair yang tersuspensi maupun terlarut dalam air. Limbah dari hasil pengolahan ikan masih cukup tinggi, yaitu sekitar sampai 30%. Limbah yang dihasilkan dari proses pengolahan ikan dapat dibagi menjadi limbah padat dan limbah cair. Limbah cair yang berasal dari aktivitas industri, dapat berdampak negatif pada lingkungan karena dapat mencemari lingkungan, pencemaran industri dapat mengurangi kualitas lingkungan karena masuknya zat-zat pencemar yang dihasilkan ke suatu lingkungan, seperti, tanah, air atau udara. Untuk mengetahui kadar Total Suspended Solid (TSS), kadar pH, kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD), kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan kadar Amoniak pada limbah cair pengolahan hasil perikanan di PT. Perikanan Indonesia Cabang Ambon. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan pemeriksaan laboratorium terhadap parameter pH, TSS, BOD, COD, dan amoniak. Sampel limbah cair diambil dari proses pencucian ikan yang merupakan sumber utama limbah pada kegiatan produksi tuna loin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bak pencucian satu dan dua, seluruh parameter memenuhi baku mutu dengan nilai TSS 2–2,4 mg/L, pH 7,06–7,07, BOD 3 mg/L, COD 70–80 mg/L, dan amoniak 0,1507–1,6175 mg/L. Sementara itu, pada outlet, parameter TSS, pH, COD, dan amoniak masih memenuhi baku mutu, tetapi nilai BOD sebesar 34 mg/L melebihi batas yang ditetapkan yaitu 30 mg/L. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pengolahan limbah yang digunakan belum optimal dalam menurunkan beban pencemar organik. Djamalia Payapo, Rajid Fariz Rasako, Rusdin Wally, Arfan Ohorella ##submission.copyrightStatement## https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/874 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Paparan Mikroplastik Pada Ibu Hamil Dan Dampak Terhadap Kesehatan: Systematic Literature Review https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/859 Microplastics (MP, size < 5 mm) are plastic particles that are currently found in water, soil, air, and the food chain. The presence of microplastics in bottled drinking water, food, and the environment has become a potential source of increased chronic exposure in humans through inhalation, ingestion, and dermal contact pathways. Pregnant women represent a vulnerable group at risk of microplastic exposure due to increased water and food consumption during pregnancy. However, scientific evidence regarding the impact of microplastic exposure on maternal and fetal health is still scattered across various research designs and diverse methods, necessitating an in-depth synthesis of the evidence. This study aims to analyze microplastic exposure in pregnant women and its subsequent impact on maternal and fetal health from an environmental health perspective using a systematic literature review approach. A systematic literature search was conducted through ScienceDirect, PubMed, and SpringerLink databases using the keywords microplastic, pregnant women, human, placenta, and reproductive health. Articles published between January 2021 and June 2026, available in full text, and discussing microplastic exposure in pregnant women were selected based on inclusion and exclusion criteria. The selection process utilized the PRISMA flow diagram through four stages: identification, screening, eligibility, and inclusion, resulting in nine relevant articles for analysis. The search results indicated that MPs were detected in the placenta, amniotic fluid, meconium, and breast milk, with the most common polymer types being polyethylene (PE), polypropylene (PP), polyethylene terephthalate (PET), polystyrene (PS), polyurethane (PU), and polyamide (PA). Research also demonstrates that microplastic exposure can disrupt endocrine function, trigger inflammation, cause tissue dysfunction, disturb fetal growth, and lead to intrauterine growth restriction (IUGR). These findings confirm that microplastic pollution in the environment has become an issue that can affect human reproductive health starting from the gestation period, thereby necessitating preventive efforts and larger cohort studies to comprehensively understand the impact of microplastic exposure on fetuses and pregnant women. Siti Hajar Husni, Rizky Aulia Salsabila AM ##submission.copyrightStatement## https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/859 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Tinjauan Pemeriksaan Kualitas Bakteriologi (Escherichia Coli) Dan Konstruksi Sumur Gali Di Stain Rt 001 Rw 017 Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/836 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Air merupakan sumber daya penting bagi kehidupan dan digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci. Ketersediaan air bersih yang memenuhi syarat kesehatan sangat penting untuk mencegah kontaminasi bakteri, khususnya <em>Escherichia coli</em>. Namun, meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan kebutuhan air bersih semakin tinggi, sementara ketersediaannya masih terbatas di beberapa daerah, termasuk Kota Ambon. Berdasarkan hasil observasi di Stain RT 001 RW 017 Negeri Batu Merah, sebagian besar sumur gali belum memenuhi persyaratan konstruksi yang baik, seperti dinding sumur yang tidak kedap air, tidak adanya penutup, serta jarak yang dekat dengan sumber pencemar seperti saluran pembuangan air limbah dan septic tank. Untuk mengetahui tinjauan pemeriksaan kualitas bakteriologi (<em>Escherichia coli</em>) dan konstruksi sumur gali di STAIN RT 001 RW 017 Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon.</p> <p><strong>Metode:</strong> Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, karena hanya&nbsp; menggambarakan tentang kandungan bakteri <em>&nbsp;Escherichi</em><em>a coli </em>dan kontruksi sumur gali. Penelitian dilaksanakan pada Februari 2026- Mei 2026 di STAIN RT 001 RW 017 Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 5 sumur gali dan seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan survei lapangan, pengelolaan data menggunakan formulir inspeksi sanitasi dan uji laboratorium. Dan penyajian data ditampilkan dalam bentuk tabel dan narasi.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Hasil pemeriksaan bakteriologis menunjukkan bahwa dari 5 sampel air sumur gali, hanya 1 sampel memenuhi syarat (0 CFU/100 ml), sedangkan 4 sampel lainnya tidak memenuhi syarat karena terdeteksi <em>Escherichia coli</em> dengan jumlah 4–268 CFU/100 ml. Hasil inspeksi sanitasi menunjukkan bahwa sebagian besar konstruksi sumur gali, meliputi dinding, bibir, lantai, dan penutup, tidak memenuhi syarat, di mana hanya 1 sumur yang memenuhi kriteria pada setiap komponen. Selain itu, seluruh sumur memiliki jarak yang tidak memenuhi syarat terhadap sumber pencemar.</p> Miranda Tomia, Wa - Rina, Baharudin - Lain, Lesly - Latumanuwy ##submission.copyrightStatement## https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/836 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Gambaran Pengelolaan Sampah Domestik Di Rt003/Rw003 Kelurahan Amantelu Kecamatan Sirimau Kota Ambon https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/833 Sampah adalah sesuatu yang sudah tidak berguna, tidak dipakai, tidak diinginkan keberadaannya atau sesuatu yang sudah dibuang yang bersumber dari kegiatan manusia serta tidak terjadi dengan sendirinya, tanpa campur tangan manusia.Sampah domestik merupakan permasalahan lingkungan yang meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Total timbulan sampah di Kota Ambon mencapai 93.589,91 ton per tahun.&nbsp; Jumlah timbulan sampah di Kota Ambon terus meningkat setiap tahun. Jumlah total dari&nbsp; timbunan sampah yang dihasilkan di Kelurahan Amantelu sebanyak 4.939,2 kg per hari atau setara dengan 1.802.808 kg per tahun. &nbsp;Kondisi serupa terjadi di RT003/RW003 Kelurahan Amantelu Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan sampah domestik di RT003/RW003 Kelurahan Amantelu Kecamatan Sirimau Kota Ambon.</p> <p><strong>Metode:</strong> Jenis penelitian ini deskriptif untuk menggambarkan kondisi pengelolaan sampah domestik di RT003/RW003t. Penelitian dilaksanakan pada September 2025 - Januari 2026 di RT003/RW003 Kelurahan Amantelu Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Populasi dalam penelitian berjumlah 30 rumah dan seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi langsung. Aspek yang diteliti meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemprosesan akhir.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki sikap cukup terhadap pengelolaan sampah. Pada aspek pemilahan, sebagian besar responden berada pada kategori cukup 50,0%. Pada aspek pengumpulan, 46,7% responden berada pada kategori baik. Pada aspek pengangkutan, 46,7% responden berada pada kategori baik. Pada aspek pengolahan, 50,0% responden berada pada kategori cukup. Pada aspek pemrosesan akhir, sebagian besar responden berada pada kategori cukup sebesar 43,3%. Namun hasil observasi menunjukkan bahwa sikap tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku masyarakat.</p> iin febrianti papalia, Rizky Aulia Salsabila Al Mukti, M Fadli Kaliky, Fitriyani - Manik ##submission.copyrightStatement## https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/833 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700 Tinjauan Keberadaan Bakteri Patogen Pada Pemakaian Spons Untuk Cuci Piring Di Pujasera X Desa Rumah Tiga Kota Ambon https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/849 <p><strong>Latar Belakang:</strong> Makanan dan minuman merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia karena berfungsi sebagai sumber tenaga atau energi bagi tubuh. Kebersihan peralatan makan merupakan aspek penting dalam hygiene dan sanitasi makanan. Berdasarkan data awal yang dilakukan penulis di salah satu pujasera&nbsp; pada tanggal 28 September 2026&nbsp; diperoleh hasil terdapat lima lapak pedagang yang menjual berbagai macam makanan dan minuman. Kondisi menunjukkan adanya tempat sampah terbuka, peralatan masak yang diletakkan secara terbuka, tempat pencucian menggunakan wastafel dengan kondisi lantai yang kering,&nbsp; sumber air yang digunakan dari sumur bor. Spons yang digunakan hanya untuk mencuci peralatan makan, spons di ganti satu minggu sekali dan disimpan dalam keadaan kering. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberadaan bakteri patogen pada pemakaian peralatan saat mencuci piring di Pujasera X Desa Rumah Tiga kecamatan Teluk Ambon.</p> <p><strong>Metode:</strong> Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, penelitian deskriptif dilakukan untuk mengetahui keberadaan variabel mandiri baik satu variabel maupun lebih. Penelitian dilaksanakan pada September 2025 - Juli 2026 Penelitian ini dilaksanakan di Pujasera X Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon untuk pengambilan sampel, sedangkan pemeriksaan keberadaan bakteri patogen pada spons cuci piring dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Kota Ambon. Populasi penelitian adalah seluruh spons cuci piring peralatan makan, dengan jumlah sampel sebanyak 2 buah spons. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan melakukan survei dan wawancara langsung pada pedagang, cara pengelolaan data di lakukan dengan cara editing dan tabulasi data dan penyajian data&nbsp; yang sudah diolah dan analisa kemudian disajikan dalam bentuk tabel narasi serta deskripsi.</p> <p><strong>Hasil:</strong> Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan bakteri patogen pada spons cuci piring di lapak satu dan lapak dua Pujasera X Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon tidak ditemukan adanya bakteri <em>Salmonella sp.</em>, <em>Klebsiella sp.</em>, dan <em>Escherichia coli</em> (hasil negatif). Nilai angka kuman pada sampel dengan kode B351 adalah 0 (nol), sehingga dinyatakan memenuhi syarat.</p> Nursarah - Makatitta, Farha - Assagaff, Arfan - Ohorella, Arfan - Ohorella, Kornelis U Rumselly ##submission.copyrightStatement## https://jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JHS/article/view/849 Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700