2. Cahyaningsih E, Anita Dewi NLKA, Udayani NNW, Dwipayanti NKS, Megawati F. Efektivitas Pengobatan Tanaman Herbal dan Terapi Tradisional untuk Penyakit Tulang dan Persendian. Usadha. 2022;2(1):51–64.
3. N. I. R. Yusriyani S. Profil Penggunaan Obat Herbal Sebagai Alternatif Pengobatan Asam Urat Pada Masyarakat Kelurahan Pandang-Pandang Rt 02 Rw 07 Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Vol. 6. 2022.
4. Presiden RI. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Undang-Undang. 2023;(187315):1–300.
5. Judijanto, Loso dkk. Pelayanan Kesehatan Tradisional. Daryaswanti PI, editor. Sonpedia Publishing Indonesia; 2024. 1–149 p.
6. Organization WH. Draft global traditional medicine strategy ( 2025 – 2034 ). 2025;2013(May 2024):2014–23.
7. Hidayat AA. Energy and Biofiled Therapies 6 : Accupresure (Terapi Akupresur). Nuansa Cendekia; 2024.
8. E. R. Oktarlina, R. Z., Tarigan, A., Carolia, N., & Utami. Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Penggunaan Obat Tradisional di Desa Nunggalrejo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah. JK Unila. 2018;2(1):42–46.
9. Badan Pusat Statistik. Persentase Penduduk yang Berobat Jalan Sebulan Terakhir Menurut Provinsi, dan Tempat/Cara Berobat, 2009-2023. 2023.
10. Prabowo, Gibran R. 1276-Visi-Misi-Indonesia-Maju-2024-Final. 2024;
11. Inspektorat Daerah Provinsi Bali. Lima Program Prioritas Pemerintahan Bali [Internet]. BALI; 2025. Available from: https://inspektorat.baliprov.go.id/5-lima-program-prioritas-pemerintah-provinsi-bali/
12. Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Data Penyehat Tradisional Tahun 2024 Kabupaten Buleleng. 2024.
13. Arisanti Y. Mengenal Wisata Kesehatan Pelayanan Medis Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepariwisataan. 2019;13(1):45–6.
14. Tangkas KS, Yustina EW, Wibowo DB. jurnal soepra_hukumkesehatan. Soepra J Huk Kesehat. 2018;4(1).
15. Tangkas NMK, Dewi PDPK. Kajian Pengobatan Tradisional Di Kabupaten Buleleng. 2021.
16. Tangkas NMKS, Megaputri PS, Dewi PD prima K. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai Pelaksanaan Kesehatan Tradisional Dalam Menunjang Kemandirian Kesehatan. 2023.
17. Nova D, Ekawati D, Heriziana H. Analisis Mutu Pelayanan Kesehatan Tradisional Tingkat Puskesmas. J ’Aisyiyah Med. 2022;7(2):170–81.
18. Tiyas Budiyanti R, Herlambang M, Dan A, Kesehatan K, Masyarakat K, Rais JJ. Perlindungan Hukum Pasien dalam Layanan Kesehatan Tradisional Empiris di Indonesia. J Crepido. 2023;05(November):174–83.
19. Cahyani R, Priskila O, Tjundawan A, Ferdinand F. Diagnosa Dan Pengobatan Penyakit Berdasarkan Pengobatan Tradisional Tiongkok (Ptt). Cent Sustain Dev Stud J (Jurnal CSDS). 2023;2(1):123–30.
20. Amriani, Fitriani, Nur A, Sundari. Efektivitas Pemanfaatan Buku Saku Digital Berbasis Android Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dalam Pencegahan Stunting Sejak Prakonsepsi Pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Tompobulu Kabupaten Gowa. J Promot Prev [Internet]. 2023;6(6):813–20. Available from: http://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP
21. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Saku 1 Petunjuk Praktis Toga dan Akupresur. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, editor. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2015.
22. RI PP dan PPBP dan PPKP. Buku Saku Tanaman Obat Warisan Tradisi Nusantara untuk Kesejahteraan Rakyat. Vol. 8, Pusat Penelitian dan Pengambangan Perkebunan Badan Penelitian dan Pengambangan Pertanian Kementrian RI. Jakarta: RI, Pusat Penelitian dan Pengambangan Perkebunan Badan Penelitian dan Pengambangan Pertanian Kementrian; 2021.
23. Indonesia KKR. Buku Saku 3 Petunjuk Praktis Asuhan Mandiri Pemanfaatan Toga dan Akupresur. Vol. 11, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2021. 1–14 p.
24. Indonesia KKR. Buku Saku 4 Petunjuk Praktis Asuhan Mandiri Pemanfaatan Toga dan Akupresur untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak Serta Mencegah Stunting. Vol. 11, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2021. 1–14 p.
25. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pembuatan Jamu Segar Yang Baik dan Benar. Kementerian Kesehatan RI. 2015. 1–36 p.
26. Indonesia KKR. Buku Saku 2 Petunjuk Praktis Asuhan Mandiri Pemanfaatan Toga dan Akupresur. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2021.
27. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Buku Saku Obat Tradisionall Untuk Daya Tahan Tubuh. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan epublik Indonesia; 2020. 13 p.
28. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Pedoman Penggunaan Herbal dan Suplemen Kesehatan dalam Menghadapi Covid-19 di Indonesia. Vol. 11, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2020. 1–14 p.
29. Nuryana H, Rachmawati E, Khusun H, Mulyawati DA, Lestari H. The Effectiveness of Digital Pocketbook for the Transformation of the Knowledge and Attitude of Adolescent Girls about the Prevention of Anemia. Amerta Nutr. 2025;9(1):161–8.
30. Afandi A, Siregar NS. Efektivitas Buku Saku Gizi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Atlet Unimed Atletik Club (Uac). J Kesehat dan Olahraga. 2020;4(2):12.
31. A’yun Q, Fawaida U. Efektifitas Buku Saku (Pocket Book) Sebagai Bahan Ajar IPA Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Pada Materi Sistem Pernapasan Manusia. NCOINS Natl Conf Islam Nat Sci. 2023;273–81.
- Abstract viewed - 19 times
- PDF downloaded - 0 times
Downloads
Affiliations
Karlina Sumiari Tangkas
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng
Putu Agus Windu Yasa Bukian
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng
Ketut Putra Sedana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng
How to Cite
Efektivitas Buku Saku Digital Pengobatan Tradisional Terhadap Penggunaan Ramuan Dan Keterampilan Sesuai Pakem
Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal)
Submitted: Sep 27, 2025
Published: Jul 15, 2026
Abstract
Latar belakang : Warisan kearifan lokal Bali berpotensi untuk dikembangkan dan dimanfaatkan bagi kesehatan sehingga menjadi komponen daya tarik wisata kesehatan. Hal ini perlu diimplementasikan berdasarkan peraturan yang berlaku. Tantangan yang terjadi diantaranya penerapan patient safety, mencegah adanya mitos menjadi tindakan malpraktik dan membahayakan, penguatan local wisdom pengusada berdasarkan pakem serta pemanfaatan teknologi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat Bali terhadap pengusada/praktisi. Untuk itu penting dirancangnya buku saku digital. Tujuan penelitian ini 1) untuk merancang buku saku digital pengobatan tradisional serta 2) untuk menguji efektivitas buku saku terhadap penggunaan ramuan dan keterampilan sesuai pakem. Metode dilakukan melalui pendekatan kualitatif-kuantitatif dengan quasi eksperimental pre post control group design yang dibagi menjadi dua tahapan pelaksanaan dengan total responden 398. Hasil : Media buku saku digital sudah terancang dan teruji baik validitas media dengan nilai 0,73 dan uji konten dengan hasil 0,6-1; buku saku digital teruji efektivitasnya dalam hal kepatuhan dan pemahaman hattra/pengusada; buku saku digital teruji efektivitasnya dalam hal kepuasan, pemahaman dan sikap klien/pengguna. Simpulan : buku saku disebarkan ke masyarakat dan efektif dalam peningkatan kepatuhan dan pemahaman pengusada serta peningkatan kepuasan, pemahaman dan sikap klien. Saran : dibuatkan HKI dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas buku saku digital.