2. NIDDK, 2011. National diabetes statistics 2011.[online]. http://diabetes.niddk.nih.gov/DM/PUBS/statistics. [diakses pada tanggal 3 Desember 2011].
3. Witasari U, Rahmawaty S, Zulaekah S. Hubungan tingkat pengetahuan, asupan karbohidrat dan serat dengan pengendalian kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Jurnal Penelitian Sains & Teknologi. 2009;10(2):130-138.
4. Suyono S. 2011. Kecenderungan peningkatan pasien diabetes melitus. Jakarta: FKUI.
5. Curtis J, Wilson C. Preventing type 2 diabetes mellitus. J Am Board Fam Pract. 2005;18(1):37-43.
6. Soegondo S, Pradana S, Imam S, ed. Penatalaksanaan diabetes melitus terpadu. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2004.
7. Dalimartha S. Ramuan tradisional untuk pengobatan diabetes mellitus. Jakarta: Penebar Swadaya; 2005.
8. Rusimah. Hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan gizi dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes mellitus (diabetisi) di ruang rawat inap RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin tahun 2010. Skripsi Sarjana. Program Studi S1 Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Borneo Banjarbaru, Banjarbaru; 2011.
9. Amir A, Muis SF, Suyatno S. Pengaruh penyuluhan model pendampingan terhadap perubahan status gizi anak usia 6-24 bulan. Jurnal Gizi Indonesia. 2008.
10. Sukraniti DP, Ambartana IW. Pengaruh konseling gizi terhadap perubahan kadar gula darah berdasarkan pengetahuan dan kepatuhan diet penderita diabetes melitus di Poliklinik Gizi RSUD Kabupaten Karangasem. J Ilmu Gizi. 2011;2(2):100-8.
11. Direktorat Bina Gizi Masyarakat. Pedoman pendampingan keluarga menuju kadarzi. Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 2007.
12. Suyono S. Prevention of type 2 diabetes. is it a reality? prosiding Jakarta diabetes meeting. Jakarta; 2002.
13. Wakhidiyah W. Hubungan antara tingkat pengetahuan, sikap dan Keikutsertaan penyuluhan gizi dengan perilaku diit. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2010;6(1).
14. Isniati I. Hubungan tingkat pengetahuan penderita diabetes militus dengan keterkendalian gula darah di poliklinik RS Perjan dr. M. Djamil Padang tahun 2003. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas. 2007 Mar 1;1(2):73-7.
15. Almatsier S. Penuntun diet edisi baru. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta; 2006.
16. Waspadji S. Penatalaksanaan diet diabetes melitus. Jakarta: FKUI; 2007.
17. Jazilah PW, Sudargo T. Hubungan tingkat pengetahuan, sikap dan praktik (psp) penderita diabetes mellitus mengenai pengelolaan diabetes mellitus dengan kendali kadar glukosa darah. Sains Kesehatan. 2003;16(2003).
18. Sediaoetama AD. Ilmu Gizi Jilid 1. Jakarta: Dian Rakyat; 1987.
19. Blouza SC, Jamoussi HK, Ben AM, Abid A, Loueslati F, Khelifi N, Nagati K. The effect of nutritional education on the food intake regulation of the young diabetic. La Tunisie medicale. 2000 Oct;78(10):595-9.
20. Suhaema S, Asdie AH, Pangastuti R. Pengendalian status gizi, kadar glukosa darah, dan tekanan darah melalui terapi gizi medis pada pasien diabetes mellitus (DM) tipe 2 rawat jalan di RSU Mataram NTB. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 2010 Nov;7(2):48-57.
21. Abduracchim R. Yusuf A. Mulyana SW. Hubungan tingkat kepatuhan diet dengan gula reduksi urin dan indeks massa tubuh pada diabetesi yang berobat jalan di Poliklinik Gizi RSUD Ulin Banjarmasin. Jurnal Kalimatan Scientiae. 2008;71(XXV).
22. Arsana PM, Sutjiati E, Lestari DP. Pengaruh penyuluhan gizi terhadap kepatuhan diet pasien diabetes mellitus di Poli Gizi RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Majalah Kesehatan FKUB. 2011.
23. Smet B. Psikologi kesehatan. Jakarta: PT Grasindo; 1994.
24. Niven N. Psikologi kesehatan pengantar untuk perawat & profesional kesehatan lain. Penerbit Buku Kedokteran EGC: Jakarta; 2002.
25. Angina L. Hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan kepatuhan pasien Diabetes Mellitus dalam melaksanakan program diet di poli penyakit dalam RSUD Cibabat Cimahi. Jurnal ilmiah mahasiswa Universitas Surabaya. Vol. 2010;2.
26. Norris SL, Lau J, Smith SJ, Schmid CH, Engelgau MM. Self-management education for adults with type 2 diabetes: a meta-analysis of the effect on glycemic control. Diabetes care. 2002 Jul 1;25(7):1159-71.
27. Miller CK, Edwards L, Kissling G, Sanville L. Nutrition education improves metabolic outcomes among older adults with diabetes mellitus: results from a randomized controlled trial. Preventive medicine. 2002 Feb 1;34(2):252-9.
28. Suhl E, Bonsignore P. Diabetes self-management education for older adults: general principles and practical application. Diabetes Spectrum. 2006 Oct 1;19(4):234-40.
29. Sharifirad G, Entezari MH, Kamran A, Azadbakht L. The effectiveness of nutritional education on the knowledge of diabetic patients using the health belief model. Journal of research in medical sciences: the official journal of Isfahan University of Medical Sciences. 2009 Jan;14(1):1.
- Abstract viewed - 355 times
- pdf downloaded - 778 times
Downloads
Affiliations
Michran Marsaoly
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Maluku
Khartini Kaluku
Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Maluku
How to Cite
PENGARUH PENDAMPINGAN TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II
Vol 8 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Mei 2017
Submitted: Sep 29, 2020
Published: May 31, 2017
Abstract
About 90-95% of the incidence of diabetes worldwide is type II diabetes. Education is the main basis
of treatment and prevention of perfect DM. This study aimed to determine the effect of mentoring
program on knowledge, dietary compliance, medication adherence, physical activity and blood sugar
levels of type 2 DM patients in the Air Besar Health Center of Ambon City. Type of this research is
pure experiment. In this design, grouping of sample members is done randomly. Mentoring program is
carried out before and after the intervention. This research was conducted at the Air Besar Health
Center, from August to September 2015. The results showed that there were differences in knowledge
between before and after mentoring program of type 2 DM patients with p value <0.05, there was an
effect of mentoring on diet compliance and blood glucose levels with p value <0.05. It is expected to be
one of the information for health agencies, especially the Air Besar Health Center in order to improve
services to type 2 DM patients in an effort to increase metabolic control and as input for the Maluku
Provincial Government, especially the Health Office in developing educational intervention programs
with a mentoring approach in achieving better metabolic control.