Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius karena berdampak buruk terhadap kesehatan ibu dan janin serta menjadi salah satu pemicu utama tingginya angka stunting. Wilayah kerja Puskesmas Tawiri memiliki tantangan gizi yang signifikan dengan adanya 121 anak gizi kurang, 57 anak stunting, serta 26 ibu hamil yang mengalami KEK. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku ibu hamil KEK melalui pelaksanaan Gerakan Ibu Hamil Sehat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah intervensi edukasi gizi seimbang secara terstruktur dan interaktif dengan memanfaatkan media leaflet berbasis pangan lokal, yang dilaksanakan di tiga desa yaitu Laha, Hative Besar, dan Tawiri. Sasaran kegiatan adalah seluruh ibu hamil KEK di wilayah tersebut yang berjumlah 26 orang. Evaluasi efektivitas program diukur menggunakan kuesioner terstruktur melalui penilaian sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan pada sasaran. Sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori kurang yaitu sebanyak 16 orang (61.5%). Setelah pelaksanaan program, tingkat pengetahuan responden berkategori baik melonjak tajam menjadi 19 orang (73.1%) dan hanya menyisakan 1 orang (3.8%) pada kategori kurang. Peningkatan nilai rata-rata pengetahuan sebesar 32.12, dari nilai awal 52.42 menjadi 84.54 setelah intervensi. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah Gerakan Ibu Hamil Sehat sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil KEK mengenai gizi seimbang selama kehamilan. Pihak puskesmas dan bidan desa disarankan untuk mengintegrasikan metode edukasi ini ke dalam program kelas ibu hamil secara berkelanjutan di 23 posyandu wilayah kerja Puskesmas Tawiri demi mencegah risiko kelahiran bayi stunting.